Pendekatan Pembelajaran Problem Solving

guys_problem_big

Sebelum membahas mengenai Problemsolving, sekilas kita bahas mengenai apa itu masalah. Menurut Sugiyono dalam Shahabiyah (2008:5) masalah dapat diartikan sebagai penyimpangan antara yang seharusnya dan dengan yang benar-benar terjadi, antara teori dan praktek, antara aturan dengan pelaksanaan, dan antara rencana dengan pelaksanaan.

Setalah timbul masalahan, tentu saja harus ada pemecahannya. Menurut Sul dan Aisyah dalam Shabiyah (2008:6) Pemecahan masalah pada dasarnya adalah proses yang ditempuh oleh seseorang untuk menyelesaikan masalah yang dihadapinya sampai masalah itu tidak lagi menjadi masalah baginya.

Berdasarkan dari definisi problem solving yang dikemukakan diatas, maka dapat disimpulkan bahwa problem solving merupakan suatu keterampilan yang meliputi kemampuan untuk mencari informasi, menganalisa situasi dan mengidentifikasi masalah dengan tujuan untuk menghasilkan alternatif sehingga dapat mengambil suatu tindakan keputusan untuk mencapai sasaran. Terkait dengan pengertian problem solving tadi bila dikaitkan dengan pembelajaran maka mempunyai pengertian sebagai proses pendekatan pembelajaran yang menuntut siswa untuk menyelesaikan masalah, dimana  problem yang harus diselesaikan tersebut bisa dibuat-buat sendiri oleh pendidik dan ada kalanya fakta nyata yang ada dilingkungan kemudian dipecahkan dalam pembelajaran dikelas, Dengan berbagai cara dan teknik.

Langkah-langkah dalam CPS menurut William E. Mitchell dan Thomas F. Kowalik adalah:

a. Mess-finding (menemukan masalah yang dirasakan sebagai pengganggu)

Tahap pertama, merupakan suatu usaha untuk mengidentifikasi situasi yang dirasakan mengganggu.

b. Fact-finding (menemukan fakta)

Tahap kedua, mendaftar semua fakta yang diketahui yang berhubungan dengan situasi tersebut, yang dibutuhkan untuk mengidentifikasi informasi yang tidak diketahui tetapi esensial pada situsi yang sedang diidentifikasi dan dicari.

c. Problem-finding (menemukan masalah)

Pada tahap menemukan masalah, diupayakan mengidentifikasi semua kemungkinan pernyataan masalah dan kemudian memilih yang paling penting atau yang mendasari masalah.

d. Idea-finding

Pada tahap ini diupayakan untuk menemukan sejumlah ide atau gagasan yang mungkin dapat digunakan untuk memecahkan masalah.

e. Solution-finding

Pada tahap penemuan solusi, ide-ide atau gagasan-gagasan pemecahan masalah diseleksi, untuk menemukan ide yang paling tepat untuk memecahkan masalah.

f. Acceptance-finding

Berusaha untuk memperoleh penerimaan atas solusi masalah, menyusun rencana tindakan dan mengimplementasikan solusi tersebut.

proses pembelajaran dengan model  pembelajaran CPS menurut (Pepkin, 2000:30) terdiri dari langkah-langkah:

  1. Klarifikasi Masalah

Klasifikasi masalah meliputi penjelasan mengenai masalah yang diajukan kepada siswa, agar siswa memahami penyelesaian seperti apa yang diharapkan.

2. Pengungkapan Pendapat

Pada tahap ini siswa diberi kebebasan untuk mengungkapkan pendapat tentang bagaimana macam strategi penyelesaian masalah. Dari setiap ide yang diungkapkan, siswa mampu untuk memberikan alasan.

3. Evaluasi dan Pemilihan

Pada tahap evaluasi dan pemilihan ini, setiap kelompok mendiskusikan pendapat-pendapat atau strategi mana yang cocok untuk menyelesaikan masalah

4. Implementasi (penguatan)

Pada tahap ini siswa menentukan strategi mana yang dapat diambil untuk menyelesaikan masalah, kemudian menerapkanya sampai menemukan penyelesaian dari masalah tersebut. Selain itu, pada tahapan implementasi, siswa diberi permasalahan baru agar dapat memperkuat pengetahuan yang telah diperolehnya.

Dari model pembelajaran CPS dapat dikembangkan suatu pendekatan pembelajaran  Pemecahan Masalah (Problem Solving Approach). Problem Solving Approach  ada   5 langkah,   yakni :

1.Problem  Identification: Menemukan masalah.

2.Synthesis: Sebuah gagasan awal secara keseluruhan untuk memecahkan masalah.

3.Analysis:  Pada langkah ini kuncinya adalah mengubah masalah menjadi model matematikanya. Membuat gagasan pemecahan masalahnya.

4.Application: Langkah application di sini kita melaksanakan semua gagasan dan langkah-langkah yang kitarencanakan sebelumnya.

5.Comprehension: Di langkah ini kita menggunakan teori yang sudah ada.

Pendekatan pembelajaran problem solving sangat tepat untuk diterapkan di kelas, pada materi yang membutuhkan pemahaman mendalam dari siswa. Dengan penerapan pendekatan pembelajaran problem solving, guru dapat menilai sejauh mana tingkat pemahaman siswa akan materi yang telah diajarkan, melalui analisa kreatifitas dari jalan pemecahan yang dipilih siswa untuk masalah yang disajikan.

Contoh RPP Matematika SMP yang menggunakan Pendekatan Problem solving.

untuk mendownload klik disini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s